Selasa, 02 April 2013

Ekspedisi Corallium X III Marine Diving Club

Marine Diving Club merupakan unit kegiatan kemahasiswaan yang ada di jurusan ilmu kelautan universitas diponegoro semarang,waktu itu saya sedang jadi peserta oprek angkatan saya kebetulan ekspedisi corallium ini merupakan tahap opreknya,jadi tahapan ini wajib bagi peserta oprek oleh sebab itu wajib saya harus melakukan dan sekaligus jadi panita ekspedisi corallium X III, ekspedisi ini di adakan di kepulauan karimun jawa tanggal 12 desember 2011 yang diikuti 24 peserta.
      
      Ekspedisi Corallium ini merupakan salah satu rangkaian dari Open Reckruitmen pada setiap tahunnya. Dimana peserta open reckruitment yang telah melewati 6 tahapan sebelumnya, yaitu pengenalan kolam, wawancara, pendidikan akademis penyelaman, latihan keterampilan kolam (LKK), latihan perairan terbuka (LPT), dan pembinaan mental dan pemantapan. Ekspedisi Corallium ini merupakan ekspedisi pertama bagi anggota muda XVI Marine Diving Club yang mana kegiatan ini melantih kemampuan team work mereka serta belajar memanagement suatu acara supaya diharapkan kedepannya mereka mempunyai skill individu maupun kelompok dan mahir dalam mengkoordinir acara-acara selanjutnya.
Dari tahun ke tahunnya semenjak Ekspedisi Corallium yang pertama sampai saat ini memang dilaksanakan di kepulauan Karimun Jawa, karena sebagai organisasi yang bergerak pada dunia selam khususnya scientific diver, Marine Diving Club mempunyai cita-cita untuk mendata tutupan terumbu karang dan ikan karang di semua pulau yang ada di Kepulauan Karimun Jawa. Saat sekarang ini sudah didapatkan data sebanyak 13 data pulau dari 26 pulau yang terdapat di Karimun Jawa.
Keberangkatan tim Ekspedisi Corallium XIV Marine Diving Club bermula dari Basecamp Marine Diving Club, Tembalang,Semarang. Untuk menyeberangi laut jawa menuju Kepulauan Karimun jawa tim menggunakan kapal penyeberangan antar pulau KMP Muria dari pelabuhan Kartini Jepara. Keberangkatan pada pukul 09.00 WIB dan malam sebelumnya tim telah mensuplai peralatan yang dibutuhkan untuk ekspedisi ke deck kapal. Setelah menempuh waktu 6 jam kapal mulai merapat di pelabuhan Perintis Karimun jawa dan segera saja anggota tim mengeluaran peralatan dari deck kapal dan bersiap-siap menuju penginapan. 
  
Peserta Ekspedisi Corallium X III

  
KMP MURIA Menuju Karimun Jawa
    
      Pada hari pertama belum ada kegiatan penyelaman, kegiatan hanya berupa pengecekan alat, pengisian tabung, serta persiapan lainnya untuk penyelaman esok hari. Pada malam harinya anggota tim mengadakan briefing dengan Mas Budi selaku instruktur sertifikasi. Untuk melakukan kegiatan penyelaman setiap orang harus mengantongi sertifikat selam terlebih dahulu minimal “basic scuba diver” atau yang lebih dikenal dengan A1.
Pada hari kedua dilaksanakan Latihan Perairan Terbuka sertifikasi selam (A1). Setiap peserta yang telah dilengkapi dengan scuba set turun pada kedalaman 7 meter dengan buddy nya masing-masing serta didampingi juga oleh instruktur. Disini akan dilihat kemampuan selam yang berupa daya apung (buoyancy), hand signal, dan perapan hand signal.
Pada hari ke tiga dimulailah kegiatan inti yaitu pendataan terumbu karang, ikan karang dan parameter oseonografi. Pendataan dilakukan di Pulau Parang, Kelurahan Parang, Kecamatan Karimun Jawa. Pendataan dilakukan dengan metode LIT (Line Intersect Transek) yaitu dengan menggunakan roll meter sepanjang 75 meter yang dibentangkan sepanjang garis pantai. Pendataan dilakukan pada 2 kedalaman, yaitu pada kedalam 3 meter yang mewakili perairan dangkal dan pada kedalaman 10 meter yang mewakili perairan dalam. Pendataan dilakukan pada 4 sisi arah mata angin dari pulau, yaitu Utara, Timur, Selatan dan Barat. Namun untuk hari pertama ini dilakukan pendataan pada sisi Utara dan Timur sedangkan untuk sisi lainnya dilakukan pada hari berikutnya.
Untuk menempuh pulau parang tim membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam dari pulau Karimun besar dengan naik sopek (perahu motor ). Karena waktu tempuh yang cukup lama tim berangkat pukul 6 pagi akar tidak terlalu kesiangan pada saat pendataan. Sekitar jam 8 pagi sopek yang ditumpangi telah samapi di sisi utara pulau parang, dan segera saja dilakukan survey pencarian bagian yang memiliki tutupan karang yang bagus. Setelah didapatkan daerah pendataan, mulai lah buddy yang bertugas mengelar transek turun dengan membawa roll meter dan pelampung. Pelampung ini sebagai penanda setiap segmen. Titik 0 meter, 37,5 meter dan titik 75 meter. Setelah transek dan pelampung siap terpasang pendataan karang dan ikan karang pun dimulai. Masing-masing buddy terdiri dari 2 orang, satu orang bertugas mendata tutupan terumbu karang dan satu orang lagi bertugas mendata ikan karang. Pendataan karang dengan menuliskan nama genus, sedangkan untuk ikan pendataannya hingga taksonomi spesies.  Hal yang sama juga dilakukan pada sisi timur pulai dengan cara yang sama. Sehingga pada hari ini anggota tim telah berhasil mendata 2 sisi pulau, Utara dan Timur. Esok harinya akan dilakukan pendataan sisi Selatan dan Barat
 
  
Proses Pendataan Karang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar